Kanal

DPRD Pekanbaru Minta Keluhan Penerangan Jalan di Rumbai Segera Ditindaklanjuti

PEKANBARU - Kawasan Rumbai di Pekanbaru mendadak menjadi sorotan legislatif setelah sebuah rekaman video amatir memperlihatkan sejumlah ruas jalan utama di wilayah tersebut tenggelam dalam kegelapan gulita saat malam hari. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan para pengguna jalan yang melintas. Menanggapi situasi tersebut, Zulkardi selaku Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari daerah pemilihan Rumbai secara tegas mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) untuk segera bergerak cepat merealisasikan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU).

Zulkardi menekankan pentingnya perhatian serius dari instansi terkait terhadap titik-titik proyek infrastruktur yang sedang maupun baru saja diselesaikan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Menurutnya, sangat ironis sekaligus berisiko tinggi jika akses vital masyarakat dibiarkan tanpa pencahayaan yang memadai. Sebagai contoh nyata, ia menyoroti rute penting mulai dari kawasan Jalan Paus hingga jalur menuju Simpang Bingung yang kondisinya masih minim penerangan ketika malam tiba, sehingga berpotensi besar memicu jatuhnya korban jiwa akibat kecelakaan.

Ironisnya, persoalan minimnya cahaya ini bukan disebabkan oleh ketiadaan dana. Pihak DPRD Kota Pekanbaru sebenarnya telah mengesahkan dan menyetujui alokasi anggaran yang cukup besar untuk pemasangan jaringan PJU di wilayah Rumbai. Titik-titik prioritas yang menjadi sasaran program ini meliputi jalur dari ujung Jalan Sudirman, berlanjut ke Jalan Yos Sudarso, hingga tembus ke kawasan Jalan Paus dan Simpang Bingung.

Namun, meski bulan Oktober telah berjalan, realisasi fisik di lapangan justru belum menampakkan hasil yang bisa dirasakan langsung oleh warga setempat. Zulkardi menyayangkan lambannya kinerja instansi terkait dalam mengeksekusi dana yang telah disetujui. Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran berkisar antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar sebenarnya sudah tersedia, bahkan sebagian tiang lampu dilaporkan sudah berada di lokasi dan siap dipasang, tetapi proses pengerjaannya terus mengalami penundaan tanpa kejelasan.

Selain ancaman kecelakaan lalu lintas, kegelapan malam di kawasan tersebut juga memicu kekhawatiran serius terkait masalah keamanan dan ketertiban masyarakat. Zulkardi mengingatkan kembali insiden kriminalitas di depan Stadion Utama Riau dan Jalan Paus yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Lingkungan yang gelap gulita dinilai menjadi celah empuk yang memperbesar peluang terjadinya tindak kejahatan di ruang publik.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pekanbaru dituntut untuk tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti pengaspalan jalan semata. Setiap proyek infrastruktur jalan harus selalu diiringi dengan kelengkapan fasilitas pendukung yang berfungsi secara optimal demi keselamatan warga. Pihak legislatif berharap desakan ini segera mendapat respons nyata dari Dinas Perhubungan agar keresahan masyarakat Rumbai segera teratasi. Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Masykur Tarmizi, hingga saat ini belum membuahkan hasil karena belum ada tanggapan resmi yang diberikan.

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER